SIAPA YANG HARUS DIGUGAT? SAPARDI DJOKO DAMONO ATAU RATIH ANGGRAENI SANG PENYUSUN?

🙂

Ratna Ayu Budhiarti's Blog

SIAPA YANG HARUS DIGUGAT? SAPARDI DJOKO DAMONO ATAU RATIH ANGGRAENI SANG PENYUSUN?

Sebelum membuat tulisan ini, saya terlebih dulu membuka (dan ‘membaca cepat’) enam buah buku Kahlil Gibran. Keenam judul itu adalah :
1. Sang Nabi (penerbit Pustaka Jaya, 1995.Penerjemah :Sri Kusdyantinah)
2. Antara Anak Dewa dan Anak Monyet (penerbit Pustaka Pelajar, 1999. Penerjemah: Agung Prihantoro)
3. Drama Manusia (penerbit Yayasan Bentang Budaya, 1999. Penerjemah: Rusliani, Yusup Priyasudiarja)
4. Sayap-sayap Patah (penerbit Yayasan Bentang Budaya, 2000. Penerjemah: Sabri)
5. Dewi Khayalan (penerbit Yayasan Bentang Budaya, 2000. Penerjemah: Heppy el Rais)
6. Airmata dan Senyuman (penerbit Yayasan Bentang Budaya, 2001. Penerjemah: Iwan Nurdaya Djafar).

Berawal dari siang tadi ketika saya bertemu Mien Ardiwinata – saya biasa memanggilnya Bunda- di kediamannya. Setelah bertukar cerita banyak hal, tiba-tiba setelah membahas puisi Sapardi yang diuploadnya di status facebook, beliau mengemukakan sebuah ‘kejanggalan’. Semua orang yang pernah membaca puisi Sapardi Djoko Damono tentu hapal dengan…

View original post 647 more words